<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MENGGALI KEBENARAN</title>
	<atom:link href="http://teologia.mystudylight.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://teologia.mystudylight.com</link>
	<description>Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah (2 Timotius 2:15)</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Feb 2012 03:59:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Peranan Perempuan Dalam Gereja</title>
		<link>http://teologia.mystudylight.com/peranan-perempuan-dalam-gereja.html</link>
		<comments>http://teologia.mystudylight.com/peranan-perempuan-dalam-gereja.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Sep 2011 01:13:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[ajaran Alkitab tentang perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[baptisan]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[iman Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[peranan perempuan dalam gereja]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan dalam gereja]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan sebagai pemimpin]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan sebagai pendeta]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan sebagai pengajar]]></category>
		<category><![CDATA[perjamuan kudus]]></category>
		<category><![CDATA[teologia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teologia.mystudylight.com/?p=226</guid>
		<description><![CDATA[APA PERANAN PEREMPUAN DALAM PELAYANAN GEREJA?
[by Samson h]
Apa ajaran Alkitab tentang peranan perempuan dalam pelayanan gereja? Ketika membaca tulisan ini, pembaca sudah barang tentu memiliki pandangan dan pengertian sendiri yang mungkin didapatkan melalui pembelajaran sendiri atau kerena melihat di gereja sendiri bagaimana perempuan melayani di gereja. Pandangan pembaca besar kemungkinan terbentuk berdasarkan pengamatan yang dilakukan gereja-gereja di sekitarnya. Dalam hal ini penulis tidak bermaksud meremehkan pandangan setiap pembaca, tetapi ingin memaparkan secara jelas apa yang diajarkan dan dicatat dalam Alkitab. Karena bagaimana pun juga, setiap orang yang mencintai Yesus dan Alkitab harus menjadikan Alkitab itu menjadi patokan dan fondasi setiap ajaran yang diterapkan dalam gereja. Penulis juga tidak menawarkan pandangan suatu denominasi gereja tertentu di sini tetapi semata-mata menganalisa dan menafsirkan ayat-ayat firman Allah yang berhubungan dengan peranan perempuan dalam gereja. Jika suatu pandangan tidak mimiliki dasar firman Allah maka pandangan itu keliru, dan tidak sepantasnya dipercayai. Untuk itulah penulis ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://teologia.mystudylight.com/peranan-perempuan-dalam-gereja.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kualifikasi Penafsir Firman Allah</title>
		<link>http://teologia.mystudylight.com/qualifikasi-penafsir-firman-allah.html</link>
		<comments>http://teologia.mystudylight.com/qualifikasi-penafsir-firman-allah.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Sep 2011 13:13:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hermeneutika]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsiran]]></category>
		<category><![CDATA[hermeneutika yang benar]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[kualifikasi penafsir Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[kualifikasi penafsir firman Allah]]></category>
		<category><![CDATA[pola menafsirkan Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[syarat menafsirkan Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[syarat menafsirkan firman Allah]]></category>
		<category><![CDATA[teologia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teologia.mystudylight.com/?p=222</guid>
		<description><![CDATA[KUALIFIKASI SEORANG PENAFSIR ALKITAB
 [by Samson H]
Sebelum membahas apa saja yang menjadi kualifikasi seorang penafsir firman Allah, ada baiknya mengerti terlebih dahulu mekanisme dalam menafsirkan firman Allah yang dikenal dengan istilah Hermeneutika. Apa yang dimaksud dengan Hermeneutika? Kamus Webster memberikan definisi “Hermeneutika” sebagai berikut: “Ilmu yang mempelajari tentang tafsiran, atau penemuan arti dari kata-kata atau frase penulis dan mengartikannya kepada orang lain; eksegese, secara khusus diaplikasikan pada penafsiran Firman Allah.”
Para ahli teologia juga mendefinisikan demikian, “Hermeneutika adalah ilmu pengetahuan dan seni tafsiran Alkitab” [Dikutip dari Kevin J. Corner and Ken Malmin, Interpreting the Scriptures, (Portland, Oregon: Bible Temple Publications, 1983), 1]. Lebih jelas lagi “Hermeneutik adalah salah satu bagian dari teologi yang mempelajari teori-teori, prinsip-prinsip dan metode-metode penafsiran Alkitab” [Dikutip dari Hasan Sutanto, Hermeneutik: Prinsip dan Metode Penafsiran Alkitab, (Malang: SAAT, 1986), 2].
Hermeneutika dikatakan sebagai ilmu pengetahuan (Science) karena “berhubungan dengan prinsip-prinsip yang terdapat dalam sistem yang teratur. Hal ini dimaksudkan ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://teologia.mystudylight.com/qualifikasi-penafsir-firman-allah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebangkitan Yesus</title>
		<link>http://teologia.mystudylight.com/kebangkitan-yesus.html</link>
		<comments>http://teologia.mystudylight.com/kebangkitan-yesus.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Sep 2011 01:13:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendalaman Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bukti kebangkitan Yesus]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[iman Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[kebangkitan Yesus]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan Yesus]]></category>
		<category><![CDATA[kematian Yesus]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan Yesus]]></category>
		<category><![CDATA[penguburan Yesus]]></category>
		<category><![CDATA[penyaliban Yesus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teologia.mystudylight.com/?p=219</guid>
		<description><![CDATA[PENGETAHUAN DASAR ALKITAB: kEHIDUPAN YESUS &#8211; KEBANGKITANNYA
[Diterjemahkan by Samson dari BBK 1999)
KebangkitanYesus Kristus membuat kekristenan menjadi unik, karena hanya Yesus di antara semua pemimpin agama yang pernah hidup dan mati, namun kemudian bangkit lagi dari kematian. KEBANGKITAN YESUS KRISTUS mengesahkan pengajaran kekristenan lainnya. Sebaliknya, jika KEBANGKITAN tidak terbukti, maka semua ajaran tentang iman Kristen tidak mempunyai nilai, iman menjadi sia-sia, semua ajaran dan khotbah menjadi salah, dan kita masih dalam keadaan berdosa.
KRISTUS MEMBERITAHUKAN KEBANGKITANNYA
Pada pelajaran sebelumnya kita melihat bahwa misi kedatangan Yesus ke dunia ini adalah untuk memberikan hidupNya sebagai tebusan bagi dosa. Setiap kali Yesus membicarakan kematianNya, Ia juga memberitahukan kebangkitanNya pada hari yang ketiga. Ia memberitahukan hal ini sejak permulaan pelayananNya (Yoh. 2:19-21). Ia pernah membandingkan kematian dan kebangkitanNya dengan Nabi Yunus di dalam perut ikan selama tiga hari dan tiga malam (Mat. 12:40). Setelah “Pengakuan Petrus yang luar biasa tentang siapa Yesus,” Ia berbicara secara rinci tentang ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://teologia.mystudylight.com/kebangkitan-yesus.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengetahui Tafsiran Firman Allah</title>
		<link>http://teologia.mystudylight.com/mengetahui-tafsiran-firman-allah.html</link>
		<comments>http://teologia.mystudylight.com/mengetahui-tafsiran-firman-allah.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Aug 2011 01:14:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsiran]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[menafsirkan firman Allah]]></category>
		<category><![CDATA[mengetahui Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[mengetahui tafsiran firman Allah]]></category>
		<category><![CDATA[tafsiran Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[tafsiran firman Allah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teologia.mystudylight.com/?p=209</guid>
		<description><![CDATA[BAGAIMANA MENGETAHUI TAFSIRAN FIRMAN ALLAH ITU BENAR?
[by samson h]
Tidak mudah untuk mengetahui kebenaran suatu tafsiran. Memang harus diakui bahwa ada bagian Alkitab yang mudah dimengerti dan ditafsirkan, bahkan orang awam sekalipun bisa memahaminya dengan mudah, tetapi ada banyak bagian firman Allah yang sulit dipahami dan menuntut pembelajaran yang serius dan saksama. Petrus mengingatkan umat Kristen untuk berhati-hati dalam menafsirkan firman Allah karena ada bagian Alkitab yang sulit dimengerti. Oleh karena itu janganlah sembarang memberikan tafsiran dan pengertian karaena hal itu membinasakan dan menyesatkan diri sendiri (ref. 2 Petrus 3:16). Tingkat kesulitan firman Allah itu berbeda-beda, terkadang ada yang mudah dan ada juga yang tidak bisa dimengerti sama sekali atau tidak memiliki jawaban yang pasti terhadap ayat tertentu. Namun itulah keterbatasan manusia dalam mengerti perkataan Tuhan. Tetapi jika berada pada posisi sulit seperti itu, umat Kristen cukup menerima hal itu sebagai fakta bahwa tidak semua firman Allah bisa dimengerti. Di sinilah tuntutan ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://teologia.mystudylight.com/mengetahui-tafsiran-firman-allah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menafsirkan Firman Allah</title>
		<link>http://teologia.mystudylight.com/menafsirkan-firman-allah.html</link>
		<comments>http://teologia.mystudylight.com/menafsirkan-firman-allah.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Aug 2011 13:18:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsiran]]></category>
		<category><![CDATA[cara menafsirkan Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[menafsirkan Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[menafsirkan firman Allah]]></category>
		<category><![CDATA[tafsiran Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[teologia]]></category>
		<category><![CDATA[terjemahan Alkitab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teologia.mystudylight.com/?p=205</guid>
		<description><![CDATA[KENAPA HARUS PERLU MENAFSIRKAN FIRMAN ALLAH?
[by samson h]
Pernahkah kita bertanya, kenapa harus menafsirkan firman Allah? Jika kamu pernah menanyakan hal ini kemungkinan besar kamu merupakan orang Kristen yang terus belajar dan mendalami firman Allah.
Seperti diketahui Ezra dikenal sebagai Bapak Hermeneutika. Dialah orang pertama yang menafsirkan Kitab Suci bagi umat Israel. Bagaimana sejarah terjadi penafsiran firman Allah? Pada masa itu bangsa Israel dibuang Allah ke Babilonia selama 70 tahun karena ketidaktaatan dan pembrontakan mereka. Di Babilonia umat Israel mempelajari bahasa setempat dan bahasa Ibrani merupakan bahasa yang dipakai hanya ketika acara ibadah diselenggarakan di rumah-rumah ibadat Israel yang dikenal dengan sinagoge (di sinilah awal mula berdirinya rumah-rumah ibadat Israel). Namun bahasa sehari-hari dan bahasa resmi yang dipakai adalah bahasa Babilonia (Aramik) itu sendiri. Dengan demikian bisa dipastikan bahwa ada banyak umat Israel yang tidak mengerti bahasa dan tulisan Ibrani terutama bagi mereka yang lahir semasa pembuangan di Babilonia.
Sekembalinya umat Israel dari ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://teologia.mystudylight.com/menafsirkan-firman-allah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Menghakimi</title>
		<link>http://teologia.mystudylight.com/jangan-menghakimi.html</link>
		<comments>http://teologia.mystudylight.com/jangan-menghakimi.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Aug 2011 01:14:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[eksposisi Matius 7:1]]></category>
		<category><![CDATA[hakim bagi orang lain]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[jangan menghakimi orang lain]]></category>
		<category><![CDATA[jangan menghakmi]]></category>
		<category><![CDATA[kasih Allah]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[menghakimi orang lain]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan iman]]></category>
		<category><![CDATA[tafsiran Matius 7:1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teologia.mystudylight.com/?p=201</guid>
		<description><![CDATA[APAKAH KITA SEDANG MENGHAKIMI JIKA MEMBERITAHUKAN KEKELIRUAN GEREJA LAIN KEPADA JEMAAT GEMBALAAN SENDIRI?
[by samson h]
Mungkin sudah sering mendengar perkataan ini, “jangan menghakimi orang lain” ketika mencoba menjelaskan kekeliruan dan penyimpangan yang sedang terjadi di berbagai gereja sekarang ini. Apa reaksi kita ketika mendengarkan perkataan itu? Mungkin ada yang langsung teringat perkataan Tuhan Yesus dalam Matius 7:1-2, “Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”
Untuk menjawab keraguan atau ketidaktahuan tentang “jangan menghakimi orang lain” kita perlu menyelidiki firman Allah sebagai dasar dan fondasi pengetahuan kita. Kita tidak bisa menerima begitu saja perkataan atau teguran orang lain dengan berkata, “jangan menghakimi orang lain.” Sangat dibutuhkan pembelajaran firman Allah dalam hal ini.
ARTI KATA “MENGHAKIMI”
Pertama-tama, perlu diketahui apa arti kata “menghakimi.” Kamus Besar Bahasa Indonesia memberikan definisinya sebagai “mengadili” atau “berlaku sebagai hakim.” Lalu ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://teologia.mystudylight.com/jangan-menghakimi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akhir Zaman</title>
		<link>http://teologia.mystudylight.com/akhir-zaman.html</link>
		<comments>http://teologia.mystudylight.com/akhir-zaman.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Aug 2011 01:13:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Eskatologi]]></category>
		<category><![CDATA[akhir zaman]]></category>
		<category><![CDATA[akhir zaman menurut Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[doktrin akhir zaman]]></category>
		<category><![CDATA[doktrin gereja]]></category>
		<category><![CDATA[doktrin Israel]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan Israel]]></category>
		<category><![CDATA[perjamuan kudus]]></category>
		<category><![CDATA[teologia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teologia.mystudylight.com/?p=188</guid>
		<description><![CDATA[MENGENAL DOKTRIN AKHIR ZAMAN (Bagian I)
[by samson h]
Doktrin akhir zaman sering dianggap sebagai ajaran yang hanya layak dibicarakan dan dikonsumsi di sekolah teologia. Ada suatu pemikiran keliru bahwa ajaran ini sulit dipahami kaum awam. Mungkin inilah salah satu sebab kenapa doktrin akhir zaman sangat jarang terdengar dalam khotbah-khotbah yang dikumandangkan dari mimbar gereja. Paling tidak inilah yang menjadi pengalaman pribadi penulis selama mengikuti kebaktian di gereja-gereja Indonesia. Bahkan gereja-gereja injili yang mimiliki ciri khas kuat tentang doktrin kedatangan Yesus kedua kalinya pun sangat jarang mengkhotbahkan doktrin akhir zaman secara sistematis. Memang tidak dipungkiri di sana-sini sering disinggung dalam khotbah bahwa Yesus akan segera datang tetapi penjelasan secara rinci dan sistematis sangat jarang dikumandangkan. Jikalau ada khotbah membahas doktrin ini, sering hanya sebatas penjelasan singkat dan tidak berkelanjutan. Bahkan teks firman Tuhan dalam 2 Tesalonika 3:13-18 sering dikhotbahkan hanya sebatas konteks ajaran doktrin kebangkitan saja dan tidak memaparkan lebih dari itu.
Sehubungan ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://teologia.mystudylight.com/akhir-zaman.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Baptisan Selam</title>
		<link>http://teologia.mystudylight.com/baptisan-selam.html</link>
		<comments>http://teologia.mystudylight.com/baptisan-selam.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Aug 2011 13:13:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[arti baptisan]]></category>
		<category><![CDATA[baptisan]]></category>
		<category><![CDATA[baptisan kudus]]></category>
		<category><![CDATA[baptisan percik]]></category>
		<category><![CDATA[baptisan selam]]></category>
		<category><![CDATA[baptisan Yesus]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[perjamuan kudus]]></category>
		<category><![CDATA[pola baptisan alkitabiah]]></category>
		<category><![CDATA[pola patisan selam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teologia.mystudylight.com/?p=173</guid>
		<description><![CDATA[APAKAH BENAR YESUS DIBAPTIS DENGAN POLA BAPTISAN SELAM?
[by samson h]
Jika ingin mendapatkan penjelasan lebih lengkap tentang sakramen baptisan silahkan melihat artikel yang berjudul “Baptisan Kudus.” Namun untuk diskusi kali ini, kita hanya membahas tentang klaim penganut baptisan selam yang mengatakan bahwa Yesus dibaptis dengan pola baptisan selam dan itu merupakan satu-satunya pola baptisan Alkitabiah. Pembahasan ini akan sangat berhubungan dengan artikel yang berjudul “sakramen Baptisan Kudus.”
Klaim yang mengatakan bahwa Yesus dibaptis selam (Matius 3:13-17; Markus 1:9-11; Lukas 3:21-22; Yohanes 1:32-34) menuntut suatu penyelidikan sistematis dari firman Allah agar mengetahui apa sesungguhnya yang diajarkan Alkitab. Jika ingin mengetahui lebih rinci pemakaian kata “baptisan” dalam perikope-perikope di atas maka sangat disaran untuk melakukan pembelajaran kata (Word Study) untuk kata “baptizo” dalam bahasa Yunani. Dengan cara demikian maka pembaca akan mengetahui dengan pasti apakah kata “baptizo” hanya memliki arti “selam” atau masih ada sederatan arti lainnya. Sehingga ketika membaca perikope di atas, maka ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://teologia.mystudylight.com/baptisan-selam.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Doktrin Yesus Kristus</title>
		<link>http://teologia.mystudylight.com/doktrin-yesus-kristus.html</link>
		<comments>http://teologia.mystudylight.com/doktrin-yesus-kristus.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Aug 2011 01:14:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendalaman Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[doktrin Yesus Kristus]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[kasih Allah]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan Yesus Kristus]]></category>
		<category><![CDATA[kematian di kayu salib]]></category>
		<category><![CDATA[kematian Yesus Kristus]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[pengorbanan Yesus Kristus]]></category>
		<category><![CDATA[Yesus Kristus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teologia.mystudylight.com/?p=180</guid>
		<description><![CDATA[PENGETAHUAN DASAR ALKITAB: YESUS KRISTUS &#8211; KEHIDUPAN DAN KEMATIANNYA
[Diterjemahkan oleh samson h dari BBK 1999]
Tidak seperti agama dan keyakiinan lain di dunia ini, Kekristenan tidak didirikan berdasarkan sistem atau ideologi atau kode etik, tetapi pada seseorang yaitu Tuhan Yesus. Yesus sangat unik dalam kelahirann, kehidupan, ajaran, pekerjaan dan kematianNya. Tidak satupun pendiri agama-agama dunia ini mempunyai catatan atau rekod seperti Dia. Tentunya, jika kita mempertimbangkan semua kebesaran, kemahakuasaan, kebijaksanaan orang yang pernah hidup, tak seorang pun yang menyerupai karakteristik yang dimiliki Kristus. “Ia Tetap Ada Dalam Semua Sejarah-Unik, Surgawi dan Tidak Bisa Dibandingkan.”
Tuhan Yesus adalah fondasi Kekristenan. Ia adalah BATU KARANG yang tanpa olehnya tidak akan ada bangunan diatasnya. Marilah kita pertimbangkan kehidupan dan pekerjaanNya yang dicatat dalam Alkitab.
KEHIDUPAN DAN PEKERJAANYA
1. KELAHIRANNYA oleh gadis dara Maria adalah penggenapan nubuat Perjanjian Lama: “Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://teologia.mystudylight.com/doktrin-yesus-kristus.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Doktrin Alkitab</title>
		<link>http://teologia.mystudylight.com/doktrin-alkitab.html</link>
		<comments>http://teologia.mystudylight.com/doktrin-alkitab.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Aug 2011 01:15:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teologi]]></category>
		<category><![CDATA[ajaran Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Alkitab adalah firman Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Doktrin Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[kasih Allah]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[teologia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teologia.mystudylight.com/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[PENGETAHUAN DASAR ALKITAB: DOKTRIN ALKIAB
[Diterjemahkan oleh samson h dari BBK 1999]
Teks: II Timotius 3:16; Mazmur 119:89, 105, 130; II Petrus 1:20-21
 Apa yang dikatakan orang-orang hebat tentang Alkitab


Abraham Lincoln: Saya percaya Alkitab itu pemberian terbaik yang Allah telah pernah berikan kepada manusia. Segala yang baik dari Juruselamat dunia disampaikan kepada kita melalui buku ini


George Washington: Tidak mungkin bisa memimpin dan memerintah dunia ini dengan benar tanpa adanya  Allah dan  Alkitab


Charles Dickens: Perjanjian Baru merupakan buku terbaik yang pernah dan  yang akan  pernah dikenal dunia ini


Sir Isaac Newton: Ada tanda-tanda dan bukti-bukti yang lebih pasti akan keaslian dan kebenaran Alkitab, dibanding dengan segala sejarah buruk (tidak benar) lainnya


Sir Winston Churchill: “Batu karang yang dapat menahan serangan-serangan terhadap Firman Kudus.” Kita menolak segala dongeng-dongeng orang-orang terpelajar yang mencoba bekerja keras membuktikan bahwa Musa ada tetapi cerita dongeng. Kita percaya bahwa pandangan paling tepat, gambaran terbaru dan dapat diterima dengan akal sehat, hanya jika ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://teologia.mystudylight.com/doktrin-alkitab.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

