Doktrin Alkitab
PENGETAHUAN DASAR ALKITAB: DOKTRIN ALKIAB [Diterjemahkan oleh samson h dari BBK 1999] Teks: II Timotius 3:16; Mazmur 119:89, 105, 130; II Petrus 1:20-21 Apa yang dikatakan orang-orang hebat tentang Alkitab Abraham Lincoln: Saya percaya Alkitab itu pemberian terbaik yang Allah telah pernah berikan kepada manusia. Segala yang baik dari Juruselamat dunia disampaikan kepada kita melalui buku ini George Washington: Tidak mungkin bisa memimpin dan memerintah dunia ini dengan benar tanpa adanya Allah dan Alkitab Charles Dickens: Perjanjian Baru merupakan buku terbaik yang pernah dan yang akan pernah dikenal dunia ini Sir Isaac Newton: Ada tanda-tanda dan bukti-bukti yang lebih pasti akan keaslian dan kebenaran Alkitab, dibanding dengan segala sejarah buruk (tidak benar) lainnya Sir Winston Churchill: “Batu karang yang dapat menahan serangan-serangan terhadap Firman Kudus.” Kita menolak segala dongeng-dongeng orang-orang terpelajar yang mencoba bekerja keras membuktikan bahwa Musa … Read entire article »
Filed under: Teologi
Dilahirkan Kembali
APAKAH ORANG-ORANG PERCAYA PERJANJIAN LAMA MEMILIKI PENGALAMAN “KELAHIRAN KEMBALI”? [by samson h] Gereja injili adalah gereja yang berfokus pada berita keselamatan yang dikerjakan Yesus Kristus melalui hidup dan kematianNya di kayu salib. Secara rinci Paulus menjelaskan apa itu injil dalam 1 Korintus 15:3-4 dan hanya melalui Injil ini, manusia berdosa diperdamaikan dengan Allah (Roma 5:10). Dengan keyakinan bahwa Injil adalah satu-satunya sarana untuk menjangkau mereka yang belum mengenal Kristus, maka gereja injili memberikan waktu, perhatian dan dana dalam menyebarluaskan berita injil. Gereja injili mempercayai, hanya melalui Yesus Kristus seseorang bisa diselamatkan dan memperoleh hidup kekal (Yoh 14:6). Dalam perkembangan kekristenan, ada banyak gereja yang tidak lagi memfokuskan penginjilan dalam program gereja. Program penginjilan sering diabaikan. Kerinduan melihat orang lain memperoleh keselamatan telah menjadi pudar sehingga banyak keluarga Kristen tidak lagi memperhatikan anggota keluarga … Read entire article »
Filed under: Teologi
Hidup Kekal Dan Perbuatan Baik
HIDUP KEKAL DAN PERBUATAN BAIK [by samson h] Perbuatan baik merupakan suatu tindakan yang diharapkan setiap orang. Karena tindakan ini sangat menyentuh hati banyak orang, maka tidak mengherankan jika perbuatan baik dijadikan kelompok tertentu sebagai alat untuk memperoleh hidup kekal. Namun Alkitab tidak sependapat dengan keyakinan sepert ini. Alkitab tidak membenarkan dan mengajarkan pekerjaan baik sebagai sarana untuk memperoleh hidup kekal. Untuk menelusuri kebenaran ini, Efesus 2:8-9 merupakan bagian firman penting yang berkaitan dengan topik ini. Paulus berkata, “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.” Ayat ini memberikan sanggahan kuat bahwa manusia bisa menyelamatkan dirinya sendiri. Pada kesempatan lain, Paulus menguatkan apa yang disampaikan diatas, “Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia, … Read entire article »
Filed under: Teologi
Penyimpangan Perjamuan Kudus
PENETAPAN SAKRAMEN PERJAMUAN KUDUS (Bagian IV) [by samson h] PENYIMPANGAN AJARAN PERJAMUAN KUDUS Mungkin banyak di antara kita yang sudah mendengar praktek-praktek Perjamuan Kudus yang dilakukan berbagai kelompok kekristenan saat ini. Salah satu penyimpangan yang sangat popular saat ini adalah menjadikan roti dan cawan Perjamuan Kudus itu sebagai magis (jimat) atau mantra dimana dengan ikut mengambil Perjamuan Kudus, ada suatu anggapan bahwa semua jenis penyakit dan penderitaan akan lenyap dan jika seseorang itu masih tetap memiliki sakit penyakit, itu berarti ia tidak beriman atau tidak percaya Yesus. Adajuga orang yang mengganggap roti dan cawan Perjamuan Kudus itu bisa memberikan suatu perlindungan dan kekebalan dalam dirinya dimana dengan rutin mengikuti Perjamuan Kudus, tubuhnya menjadi kebal terhadap segala jenis penyakit dan sebagainya. Yang lebih populer bagi kaum pelajar saat ini, ada yang mengajarkan bahwa dengan turut … Read entire article »
Filed under: Teologi
Baptisan Kudus
PENETAPAN SAKRAMEN BAPTISAN (II) [by samson h] Artikel sebelumnya telah memberikan suatu penjelasan permulaan tentang Baptisan Kudus. Secara singkat juga telah dijelaskan bahwa sakramen sunat telah digantikan dengan sakramen baptisan kudus. Sekarang mari kita melihat bahwa sakramen itu juga dikenal sebagai TANDA DAN METERAI. BAPTISAN ITU SENDIRI TIDAK MENYELAMATKAN tetapi merupakan SUATU TANDA pekerjaan Allah dalam diri orang yang dibaptis itu bahwa ia telah percaya pada Yesus dan mengalami pembaharuan yang dikerjakan Roh Kudus dalam dirinya. Baptisan juga merupakan METERAI karena BAPTISAN itu sendiri mengesahkannya sebagai orang percaya karena “ia telah mengenakan Kristus” (Galatia 3:27). Meskipun baptisan tidak menyelamatkan, namun itu merupakan salah satu sakramen yang ditetapkan Kristus agar setiap orang percaya menerima Baptisan Kudus (Matius 28:19). Seseorang tidak ada alasan apapun untuk tidak menerima baptisan kudus kecuali karena ia tidak percaya pada … Read entire article »
Filed under: Teologi
Perjamuan Kudus
PENETAPAN SAKRAMEN PERJAMUAN KUDUS (Bagian II) [by samson h] PROSES PERGANTIAN SAKRAMEN PASKAH MENJADI PERJAMUAN KUDUS Setelah melihat sejarah dan latarbelakang sakramen Perjamuan Kudus, sekarang kita perlu memperhatikan proses perubahan dan pergantian sakramen Paskah menjadi sakramen Perjamuan Kudus. Untuk itu mari kita melihat Lukas 22:14-23; Matius 26:20-29; Markus 14:17-25; dan Yohanes 13:21-30 yang mencatat tentang proses pergantian ini. Proses perubahan ini dicatat di semua kitab Injil, namun amun yang menjadi pokok perhatian kita adalah Lukas 22:14-23. Perikop ini mencatat proses perayaan paskah yang dilaksanakan Yesus bersama murid-muridNya. Perhatikan ayat-ayat ini, “Ketika tiba saatnya, Yesus duduk makan bersama-sama dengan rasul-rasul-Nya. Kata-Nya kepada mereka: “Aku sangat rindu makan Paskah ini bersama-sama dengan kamu, sebelum Aku menderita” (Lukas 22:14-15). Perhatikan frase “makan Paskah ini” yang disampaikan Yesus. Itu berarti bahwa Yesus dan murid-muridNya sedang merayakan Paskah sesuai dengan … Read entire article »
Filed under: Teologi
Syarat Mengikuti Perjamuan Kudus
PENETAPAN SAKRAMEN PERJAMUAN KUDUS (Bagian III) [by samson h] SYARAT MENGIKUTI PERJAMUAN KUDUS Adaberbagai penyimpangan yang terjadi saat ini di sehubungan dengan pelaksanaan Perjamuan Kudus. Sadar atau tidak, penyimpangan-penyimpangan itu sudah menjadi suatu hal yang biasa dan tidak dipermasalahkan banyak orang lagi bahkan para pemimpin gereja sekalipun tidak memperdulikannya, seakan membiarkan begitu saja tanpa ada niat memperbaikinya. Ketidakperdulian tentang masalah ini sangat berdampak pada tingkat pengetahuan jemaat masa kini. Kebanyakan orang Kristen seakan telah menerima semua bentuk penyimpangan praktek-praktek pola Perjamuan Kudus yang dilakukan berbagai kelompok kekristenan. Untuk menguji benar tidaknya pola Perjamuan Kudus dan penyelewengan arti Perjamuan Kudus yang dipraktekkan sekarang ini, harus melalui pengkajian Alkitab. Salah satu jenis penyimpangan pelaksanaan Perjamuan Kudus adalah tentang syarat mengikuti Perjamuan Kudus dan arti Perjamuan Kudus itu. Tentang arti Perjamuan Kudus telah kita lihat dalam artikel-artikel … Read entire article »
Filed under: Teologi
Keselamatan Bayi Yang Meninggal
KESELAMATAN DIBALIK KEMATIAN BAYI [by samson h] Tidak banyak orang Kristen yang ingin mengerti keselamatan dibalik kematian bayi. Hanya ketika suatu keluarga kehilangan bayi mereka, maka timbul suatu keinginan untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan ini, “apakah bayi saya selamat?” “Apakah bayi saya ada di sorga sekarang?” “Apakah saya akan bertemu dengan bayi saya nantinya?” Dengan keinginan mendapatkan jawaban dan kepastian atas pertanyaan-pertanyaan diatas, maka keluarga-keluarga Kristen yang mengalami peristiwa itu mencoba mencari jawaban dari para hamba-hamba Tuhan. Harapan besar untuk mendapatkan kepastian atas keselamatan bayi yang meninggal seluruhnya ditujukan pada pemimpin rohani keluarga tersebut. Semoga para hamba Tuhan benar-benar menggali Firman Allah dan memberikan jawaban alkitabiah. Definisi Bayi Sebelum melanjutkan pembahasan ini, pertanyaan berikut perlu di telusuri: Pada usia berapakah seorang anak meninggalkan ketidakdewasaan moral dan spiritualnya? Atau pada usia berapakah batas kategori seorang … Read entire article »
Filed under: Teologi
Sakramen Baptisan Kudus
PENETAPAN SAKRAMEN BAPTISAN KUDUS (I) [by samson h] Seberapa pentingkah baptisan kudus bagi kamu? Mungkin banyak orang Kristen tidak begitu memperhatikan hal ini, khususnya bagi mereka yang telah menjadi generasi kedua dan ketiga Kristen dalam keluarganya. Tetapi sesungguhnya, baptisan kudus itu merupakan momen penting dalam hidup seorang percaya. Terutama bagi mereka yang dibaptis ketika baru percaya pada Yesus, momen itu begitu penting karena erat hubungannya dengan pembaharuan yang terjadi dalam hidup sebagai seorang yang sungguh-sungguh percaya pada Yesus. Namun pertanyaan diatas tidak mudah dijawab mereka yang tidak mengerti apa itu baptisan kudus. Karena penerimaan Baptisan Kudus merupakan suatu bukti ketaatan seseorang yang percaya pada Yesus, seseorang yang dibaptis sudah sepatutnya mengerti apa arti Baptisan Kudus dan kenapa ia harus menerima Baptisan Kudus. Baptisan Kudus adalah satu dari dua sakramen yang diajarkan dalam Alkitab. Mengacu pada … Read entire article »
Filed under: Teologi
Doktrin Baptisan Kudus
PENETAPAN SAKRAMEN BAPTISAN (III) [by samson h] POLA PENYUCIAN/PENGUDUSAN DI PERJANJIAN LAMA Untuk mengetahui pola baptisan yang diterapkan Yohanes Pembaptis kepada ribuan orang Israel yang ia baptis, kita perlu mengetahui latarbelakang singkat kebiasaan pola pengudusan yang dilakukan orang-orang Yahudi di masa Perjanjian Lama hingga masa Yohanes Pembaptis. Di sini kita tidak bisa mengabaikan tata bahasa, konteks sejarah dan kultural masa penulisan suatu ayat. Jika mengabaikan hal ini, maka arti suatu ayat itu bisa beragam, sementara yang seharusnya kita ingin ketahui adalah arti ayat itu ketika ayat itu disampaikan penulis/pembicaranya dan bisa dimengerti oleh penerima berita tersebut. Mari kita terapkan konsep ini dalam menyelidiki pola baptisan yang dipakai Yohanes Pembaptis. Jika kita membaca catatan firman Allah tentang Yohanes Pembaptis, kita tidak menemukan ada sanggahan atau larangan tentang pembaptisan yang dilakukannya baik dari pihak ahli Taurat dan … Read entire article »
Filed under: Teologi